Tampilkan postingan dengan label Sosial Media. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sosial Media. Tampilkan semua postingan

Jumat, 30 November 2012

Asal Usul Sejarah Facebook

Siapa yang tak kenal facebook...????
Facebook adalah sebuah social networking yang baru saja dirintis pada tahun 2006 oleh seorang mahasiswa Harvard yang bernama Mark Zuckerberg. Mark Elliot Zuckerberg atau Mark Zuckerberg lahir lahir pada 14 Mei 1984 di Dobbs Ferry, Westchester County, New York, Amerika Serikat (AS). 

Ide berawal ketika dia bersekolah di Exeter High School, New HampshireSaat itulah dia berkenalan dengan Adam D’Angelo. Zuckerberg lulus dan masuk Harvard University, awalnya membuat program Coursematch yang memungkinkan mahasiswa di kelas yang sama bisa melihat daftar teman-teman sekelas. Proyek selanjutnya membuat facemash.com. Lewat situs ini para pengunjung bisa memberi stempel “keren” atau “jelek” foto seorang siswa, dan membuat Zuckerberg dipanggil oleh Badan Administrasi Universitas Harvard karena dianggap membobol sistem keamanan komputer kampus, melanggar peraturan privasi di internet, dan melanggar hak cipta.

Oleh karena itu ia mebuat Facebook dan diluncurkannya pada tahun 2004. Dalam waktu singkat duapertiga mahasiswa Harvard jadi pengguna Facebook. Teman sekamarnya, Dustin Moskovitz dan Chris Hugh, berhasil mengembangkan sayap ke Universitas Stanford, Columbia, Yale, Ivy College, dan beberapa sekolah lainnya di wilayah Boston. Dalam waktu singkat, mereka meluncurkan Facebook ke 30 sekolah. 

Zuckerberg bersama Moskovitz dan beberapa teman lain pindah ke Palo Alto, California, liburan musim panas 2004 menyewa rumah kecil buat kantor. Oleh karena ingin mengerjakan Facebook dengan serius mereka meninggalkan Harvard. Di kantornya itulah Zuckerberg bertemu Peter Thiel, pendiri Paypal, yang ngasih dana segar sebesar US$ 500.000 ,merupakan investor pertama mereka sehingga mereka bisa pindah ke kantor yang lebih besar di di Universitas Avenue yang dinamai sebagai kantor “Kampus Urban”

Pada 23 Agustus 2005 Zuckerberg membeli domain facebook.com dari Aboutface Corporation senilai US$ 200.000 atau sekitar Rp 1,86 miliar. Pada 2 September 2005, Zuckerberg meluncurkan situs Facebook khusus untuk anak-anak sekolah menengah atas. Hanya dalam waktu 15 hari sejak peluncurannya, sebagian besar sekolah di AS sudah menjadi anggotanya. pada akhir tahun 2005, Facebook telah mencakup sekitar 2.000 kampus dan 25.000 sekolah menengah atas di AS, Kanada, Inggris, Meksiko, Puerto Riko, Australia, Selandia Baru, dan Irlandia.

Pada 27 Februari 2006, dia mulai mengizinkan para mahasiswa yang menjadi pengguna situs ini untuk menambahkan siswa-siswa SMA sebagai temannya. BusinessWeek, melansir kabar bahwa Zuckerberg tengah bernegosiasi dengan calon pembeli potensial Facebook. Tapi, akhirnya, dia menolak tawaran yang disebut-sebut bernilai US$ 750 juta atau sekitar Rp 6,97 triliun. Pasalnya, Zuckerberg menganggap harga itu terlalu murah. Saat itu, dia memperkirakan nilai Facebook US$ 2 miliar.

Pada April 2006, investor pertama situs ini, yaitu Peter Thiel, Greylock Partners, dan Meritech Capital Partners, menambah investasi di Facebook dengan menyetorkan dana US$ 25 juta. Facebook pun masuk ke India melalui Institut Teknologi India dan Institut Manajemen India. 

Dia juga memberikan fasilitas Facebook Notes. Fitur baru ini merupakan fitur blogging yang memungkinkan pengguna memberikan tagging, memasukkan gambar, dan fitur-fitur lainnya. Selain itu, pengguna bisa mengimpor blog dari situs Xanga, LiveJournal, Blogger, dan situs blogging lainnya. Berkat fitur baru tersebut, pembaca bisa memberikan komentar terhadap tulisan yang dimuat pengguna Facebook. September 2006, Zuckerberg membuka layanan Facebook bagi semua pengguna internet. Namun, langkah ini justru menuai protes dari para pengguna dan pelanggan setianya. Alhasil, dua minggu berselang Facebook terpaksa membenahi layanan baru itu dengan membuka pendaftaran bagi pengguna internet yang mempunyai alamat surat atau e-mail yang jelas.

Peter Thiel, memprediksi pendapatan situs ini pada 2015 nanti bisa mencapai US$ 1 miliar. Nah, pada saat itu, nilai perusahaan pun bakal ikut meroket menjadi sekitar US$ 8 miliar. Ada juga iklan baris gratis di Facebook. Fitur yang diberi nama Facebook Marketplace ini diluncurkan pada 14 Mei 2007. Layanan baru ini pun langsung menjadi pesaing perusahaan-perusahaan online lain. Craigslist yang sudah lebih dulu menempatkan iklan baris di situsnya. Bisnis Zuckerberg pun kian mengalir lancar. Bahkan, Apple rela memperpanjang kerja sama dengan Facebook untuk memajang contoh musik iTunes.

Facebook membeli perusahaan Parakey Inc., dari Blake Ross dan Joe Hewitt, pada Juli 2007. Parakey adalah produsen aplikasi komputer yang mempermudah transfer data berupa tulisan, gambar, dan video ke sebuah situs di internet. Bill Gates, pada Oktober 2007 membeli 1,6% saham Facebook seharga US$ 240 juta. Pasalnya, Zuckerberg tidak berniat menjual semua saham Facebook sekaligus.

Alasannya sederhana dan sungguh mulia, dia ingin Facebook tetap independen. Pada 7 November 2007, situs ini meluncurkan layanan terbaru berupa pemasangan iklan dengan  sistem yang disebut Facebook Beacon. Triliuner Hongkong, Li Ka-shing, tertarik untuk menanamkan duit senilai US$ 60 juta di Facebook pada 30 November 2007.

Sekarang jumlah pegawainya sendiri telah mencapai 400 orang. Namun, Facebook adalah perusahaan unik. para eksekutif dan petingginya masih berusia muda, antara 24 tahun-37 tahun. Markas besar Facebook lebih mirip asrama mahasiswa. Para pegawai, yang setiap hari mendapat jatah makan gratis, bekerja sambil melakukan kegiatan favoritnya. Ada yang bermain gitar, bersepeda, main pesawat kontrol, atau bergoyang ditemani musik racikan seorang disc jockey (DJ). Mereka juga tak perlu berpakaian rapi. Celana pendek dan sandal jepit adalah kostum favorit mereka di kantor. Zuckerberg mengaku ogah suasana kantor yang terlalu formal.

Meski sudah mampu menghimpun harta kekayaan hingga US$ 3 miliar atau sekitar Rp 27,9 triliun Zuckerberg tetap tampil apa adanya, seperti pemuda kebanyakan yang menggemari pakaian santai.

Continue Reading →

Asal Usul Sejarah Twitter


Twitter adalah sebuah micro-blogging atau blog mikro atau dapat dikatakan sebuah jejaring sosial seperti  halnya Facebook. Di Indonesia memang Twitter kalah populer dibandingkan dengan Facebook yang saat ini sudah mencapai lebih dari 200 juta pengguna di seluruh dunia. Tapi tahukah Anda bahwa Twitter juga merupakan sebuah jejaring sosial yang cukup ampuh apabila Anda memanfaatkannya untuk mencari, mendapatkan teman serta memasarkan bisnis online Anda.

Di Amerika, Twitter sangatlah populer bahkan hampir bisa disamakan kepopulerannya dengan Facebook. Salah satu hal yang menyebabkan mengapa Twitter begitu populer adalah karena kesederhanaannya serta mampu menjawab tantangan sebuah media sosial untuk saling berkomunikasi secara lebih simpel antar pengguna.

Asal Usul Sejarah Twitter

Asal USul Twitter didirikan oleh 3 orang yaitu Jack Dorsey, Biz Stone, dan Evan Williams pada bulan Maret tahun 2006. Dan baru diluncurkan bulan Juli ditahun yang sama. Twitter adalah jejaring sosial dan micro-blogging dimana kita sebagai pengguna dapat memberikan informasi update (perbaruan) informasi tentang diri kita, bisnis dan lain sebagainya.

Bagi Anda yang sudah biasa dengan dunia blog tentunya paham bahwa kita dapat menuliskan artikel ke dalam blog kita. Namun jangan membayangkan bahwa Twitter juga dapat melakukan hal tersebut secara bebas namun disinilah uniknya Twitter. Kita hanya dibatasi 140 karakter untuk menuliskan artikel, tidak bisa gambar dan video. Oleh karena itulah makanya Twitter digolongkan ke dalam jenis micro-blogging. Mungkin inilah salah satu alasan mengapa orang Indonesia kurang menyukai jenis micro-blogging. Tapi justru itulah letak kekuatan dan kehebatan dari Twitter. Tapi jangan anggap enteng dulu, saat ini orang Indonesia sudah sangat banyak dan semakin bertambah pengguna akun Twitternya.

Khusus buat Anda yang menjalankan bisnis online via Internet akan dapat memanfaatkan Twitter sebagai media promosi gratis yang cukup efektif, terutama apabila Anda bermain bisnis afiliasi dimana Anda butuh trafik kunjungan yang signifikan menuju blog Anda.

Sumber



Continue Reading →

Jumat, 11 November 2011

8 Etika di Twitter




Tentunya banyak sekali contoh yang bisa menggambarkan bagaimana teks 140 karakter di Twitter bisa mempengaruhi kehidupan seseorang. Kejadian-kejadian buruk pun bisa terjadi dan sebenarnya bisa dihindari, jika kita mengindahkan etika ber-Twitter. Apa saja hal-hal yang perlu diindahkan dalam memanfaatkan Twitter? Simak delapan etika Twitter di bawah ini.

1. Anggap Twitter sebagai sebuah acara resepsi
Bayangkan anda menghadiri undangan resepsi pernikahan, di mana anda akan bertemu banyak orang yang tidak semuanya anda kenal. Obrolan yang bisa dibawa dalam suasana seperti itu adalah yang sifatnya informatif, menghibur, dan menyenangkan. Jangan bicara lantang, untuk sesuatu yang tidak pantas didengar banyak orang.

Ingat bahwa jika Anda menuliskan nama di mesin pencarian Google, bukannya tidak mungkin semua ucapan Anda di Twitter akan terlacak. Bayangkan jika itu dibaca oleh ibu atau perusahaan yang akan mempekerjakan Anda. Intinya, anda harus menjaga ucapan Anda.

2. Berinteraksi dan berbagi informasi yang penting
Twitter adalah media sosial interaktif, jadi bercakap-cakap dengan orang lain sangat penting artinya. Rajin-rajinlah mengomentari informasi yang disampaikan orang lain, dan re-tweet sesuatu yang menarik. Jangan hanya mengumumkan apa yang anda makan hari ini, tapi sampaikan info (bila perlu disertai link) tentang sesuatu yang anda minati. Perbanyaklah teman karena akan memperluas jejaring pertemanan.

3. Perhatikan frekuensi
Bisa jadi anda adalah satu dari sekian banyak pebisnis yang memanfaatkan Twitter untuk menunjang aktivitas bisnis, tapi jika anda melakukan promosi tiap 2 menit sekali misalnya, bisa jadi anda malah kehilangan pengikut (follower). Sisipkan informasi tentang produk, di antara tweet-tweet informatif yang anda buat.

4. Seimbangkan profesionalitas dengan personalitas
Anda tentunya ingin membuktikan kepada para pengikut bahwa anda adalah orang yang bisa dipercaya dan sumber informasi yang bisa diandalkan. Untuk itu, anda harus menampilkan kesan bahwa anda mudah didekati dan ramah, tapi tetap profesional. Sampaikan pujian di saat yang tepat, dan jangan segan-segan menyampaikan ucapan selamat dan rasa terima kasih.

5. Ikuti (Follow) orang-orang yang menarik
Ikuti orang-orang yang menurut kita penting, yang menggeluti bidang yang sama dengan kita atau bidang lain yang kita minati. Ikuti juga beberapa orang yang mereka ikuti. Jangan merasa wajib mengikuti orang yang mengikuti kita, sebaiknya perhatikan profile-nya terlebih dulu.

6. Bicara yang penting-penting saja
Twitter hanya mengijinkan kita menulis dalam 140 karakter saja, maka dari itu sampaikan sesuatu secara to the point, tapi tetap menarik. Gunakan penyingkat URL bila menyertakan link. Jangan hanya membicarakan diri sendiri, dan jangan mengumbar sesuatu yang personal.

7. Hindari layanan otomatisasi
Update Twitter dan ucapan terima kasih yang disampaikan secara otomatis bisa dinilai mengganggu, bahkan bisa dianggap spam. Orang bisa menilai hal tersebut sebagai tidak adanya sentuhan/upaya langsung dari pengirim, dan tidak tertarik melakukan interaksi. Ini bisa berdampak buruk dalam sebuah hubungan.

8. Jangan memulai perdebatan
Berdebat bisa saja baik, asal dilakukan dengan sehat. Hindari perdebatan yang bernuansa memanas-manasi, provokasi, dan menyerang kredibilitas seseorang

Continue Reading →

Twitter

I Wayan Bayu Diarsa ne ngelah. Diberdayakan oleh Blogger.